Profil

PROFIL SKT KELAS II ADISUCIPTO YOGYAKARTA

Stasiun Karantina Tumbuhan Kelas II Adisucipto merupakan salah satu Unit Pelayanan Teknis Badan Karantina Pertanian yang berada di Yogyakarta yang beralamat di Komplek Bandar Udara Adisutjipto Yogyakarta. Sejarah perkarantinaan tumbuhan di Yogyakarta dimulai sejak Tahun 1984 yang awalnya merupakan Wilayah kerja dari Stasiun Karantina Pertanian Semarang. Berdasarkan Keputusan Menteri Pertanian No. 499/Kpts/OT.210/8/2002 dan diperbaruhi dengan Keputusan Menteri No. 547/Kpts/OT.140/9/04, organisasi Karantina Tumbuhan Adisucipto berkembang dari Pos Karantina Tumbuhan Adisucipto menjadi Stasiun Karantina Tumbuhan Kelas II Adisucipto dengan tingkat eselonering IVb.

Visi
Karantina Tumbuhan Adisucipto yang Tangguh, Profesional dan TerpercayaMisi
  1. Melindungi kelestarian sumber daya alam hayati khususnya tumbuhan
  2. Mendukung keberhasilan Program Pengembangan Agribisnis & Peningkatan Ketahanan Pangan Nasional
  3. Memfasilitasi kelancaran perdagangan/pemasaran produk agribisnis
  4. Mewujudkan pelayanan prima kepada masyarakat
  5. Mendorong partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan perkarantinaan

Tugas & Fungsi

  1. Pelaksanaan Tindakan Karantina terhadap Media Pembawa OPTK pada tanaman pangan, hortikultura dan tanaman perkebunan
  2. Pelaksanaan pemantauan daerah sebar OPTK tanaman pangan, hortikultura dan perkebunan
  3. Pelaksanaan pembuatan koleksi OPTK tanaman pangan, hortikultura dan perkebunan
  4. Pengelolaan laboratorium Karantina Tumbuhan, tanaman pangan, hortikultura dan perkebunan
  5. Pengelolaan data, informasi serta dokumentasi kegiatan operasional perkarantinaan tumbuhan tanaman pangan, hortikultura dan perkebunan
  6. Pemberian pelayanan teknis kegiatan operasional perkarantinaan tumbuhan tanaman pangan, hortikultura dan perkebunan
  7. Pelaksanaan urusan tata usaha dan rumah tangga

Tujuan

  1. Mencegah masuknya Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina ke dalam wilayah Negara Republik Indonesia
  2. Mencegah tersebarnya Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina dari area ke area lain di dalam wilayah negara Republik Indonesia
  3. Mencegah keluarnya Organisme Pengganggu Tumbuhan tertentu dari wilayah Negara Republik Indonesia jika negara tujuan menghendakinya

Pelayanan
SKT Kelas II Adisucipto mempunyai wilayah kerja di:

  1. Bandar Udara Adisutjipto Yogyakarta,
  2. Bandar Udara Adisumarmo Surakarta
  3. Terminal Peti Kemas Jebres
  4. Kantor Pos Yogyakarta & Surakarta
  5. Tempat-tempat pemasukan/pengeluaran lainnya di Propinsi DI yogyakarta

Organisasi
Stasiun Karantina Tumbuhan Kelas II Adisucipto adalah Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Badan Karantina Tumbuhan Kelas II tediri darim Petugas Tata Pelayanan dan Kelompok Jabatan Fungsional.
Petugas Tata pelayanan mempunyai tugas melakukan:

  • Urusan tata usaha;
  • Urusan rumah tangga;
  • Pengumpulan, Pengolahan, dan penyajian data;
  • Pemberian informasi dan pengelolaan dokumentasi; dan
  • Pemberian pelayanan teknis kegiatan operasional perkarantinaan tumbuhan tanaman pangan, hortikultura, dan tanaman perkebunan

Kelompok Jabatan Fungsional mempunyai tugas:

  • Pelaksanaan tindakan Karantina Tumbuhan;
  • Pelaksanaan pemantauan daerah sebar OPTK tanaman pangan, hortikultura, dan tanaman pekebunan
  • Pengelolaan laboratorium Karantina Tumbuhan, tanaman pangan, hortikultura dan tanaman perkebunan
  • Pelaksanaan kegiatan fungsional lainnya sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku

Kelompok Jabatan Fungsional dikoordinasikan oleh seorang Koordinator Pejabat Fungsional yang ditunjuk oleh Kepala SKT Kelas II Adisucipto.
SDM yang dimiliki oleh SKT Kelas II Adisucipto mencakup Pejabat Struktural 1 orang, Pejabat Fungsional POPT 7 orang, dan 11 orang tenaga administrasi.

Sarana & Prasarana

Sarana dan Prasarana yang menunjang operasional SKT Kelas II Adisucipto antara terdiri dari:

  1. Sebuah bangunan kantor di kompleks Bandar Udara Adisutjipto di atas tanah sewa TNI AU,
  2. Bangunan Laboratorium dan scren house serta incenerator, di luar kompleks kantor utama,
  3. Kendaraan bermotor,
  4. Alat Pengolah Data,
  5. Alat-alat laboratorium,
  6. Sarana telekomunikasi,
  7. Bangunan kantor Wilker Adisumarmo tidak jauh dari kompleks Bandar Udara Adisumarmo

Tidak ada komentar: